Pembangunan / Perbaikan / Pemugaran / What the you the up the to.., Trotoar
11 Jul 2013
Aristoteles readers,
(apa artinya coba Neet?)
Sudah seminggu lebih 7 hari ini (woy itu artinya udah tiga minggu), setiap gue naik busway dari Slipi Palmerah ke kantor gue di daerah S. Parman, trotoarnya penuh sama batu-batu planet. Dan baru-baru ini juga gue sadar kalo selama ini gue melewati trotoar, ada trotoar yang miringnya 45 derajat. Biasanya gue mimpi sambil berjalan barangkali. BaHHHkan yang paling mengejutkan (hoek bau net..), ada alat berat di biarin aja di pinggir jalan, nutupin sebidang tanah untuk berjalan.
Kenyataan ini menyadarkan gue, apakah pemerintah cukup perduli dengan pejalan kaki? Halo pak Jokowi Ahok, disini kami bertanya, disini kami bernyanyi, disini kami menari, ondel ondel ondel ondel ondel.
Andaikan saja gue jadi gubernur, pasti gue ga jalan kaki ke kantor ya, eh maksudnya bukan itu, mungkin yang gue dahulukan kenyamanannya adalah untuk pejalan kaki ya. Gue seneng kalo lewat DHL, mereka perduli trotoar pejalan kaki di depan kantornya. Banyak pohon pohon rindang lagi, bikin pengen tiduran, gelar makanan dan minuman, trus piknik deh.
Semoga Jakarta makin baik, ya doain aja, kalo ga mau berdoa aja, ya bikinin trotoar yang bagus dong di Jakarta. Oke? Sip bray.
Regards,
Neti Nurhayati
0 Komentar:
Posting Komentar