Belanja Online

7 Des 2013 · 0 Komentar

Hai readers...

Sekarang mau bahas belanja online,
Apasih belanja online itu? Dih, sok jago banget gue ngasih definisi, padahal siapa sih yang gak tau belanja online? nenek-nenek di Jakarta, sekarang juga pasti paham banget cara belanja online.

Buat gue, belanja online itu nyandu banget. Well, once you purchase your money on online store and the stuff has arrived on your home, safety, beautifully, worth bercause it cheaper than usual,  has brand on it, and you just leha leha to get it even its raining or storming outside. Believe me, you'll never STOP until you check your saldo on your internet banking was gone. Muahahaha, itu gue banget.

Apalagi sekarang kan lagi marak banget online store yang nawarin diskon promo, seperti disdus, living social, q0010, hello goodbye, and otherssssss (saking banyaknya). Itu membuat gueh sebagai orang yang lemah iman ngeliat barang-barang lucu menjadi kalap luhar bihasa guys. Apalagi online store yang menjual baju, sepatu, celana di instagram itu menjamur banget. Niatnya ga mau liat, eh kepencet, itu bukan salah gue, itu salah handphonenya *muka innocent.

Sepertinya gue sangat butuh therapy untuk semua ini, tolong aku readeeeeers *sambil tetep buka online store. Kalo kalian gimana? suka belanja online juga? nyiasatin supaya tidak menjadi sangat kalap luar biasa bagaimana? *kemudian emoh liat saldo tabungan tinggal berapa.

Nah untuk kalian yang suka banget belanja di online store, hati-hati ya guys, coba di cek dulu review dari internet mengenai online store tersebut. Walaupun banyak trusted seller, tapi masih ada kok yang tukang bohong dan suka ngasih harapan palsu (ini sebenernya lagi ngomongin apa sih Net?). Dan juga kalau mau beli online, pastiin barangnya di gunakan oleh model lokal, kan banyak yang bilang produk korea, modelnya orang korea, nama produknya juga korea, eh pas dateng barangnya kaki lima jatinegara. Huh kejam! (maaf jika penulis terlalu emosional karena juga pernah ketipu).

Pokoknya hati hati sebelum membeli ya. Keep shopping all day long... (lha Net?)



Neti Nurhayati

Love

21 Nov 2013 · 0 Komentar

Hai readers,

Hari ini mau ngomongin cinta, tsaaaaaaah...
Sebenarnya penulis belum merasakan asam garam mengenai cinta. Penulis masih awam, pemula, dan cetek ilmu tentang cinta.

Terus kenapa di bahas?
Ya...pengen aja, cerita ini based on true story

Well,
Tapi apa itu cinta?
Haruskah cinta itu berbalas?
Jika tidak, haruskah cinta itu hilang?

Gue sendiri punya mantan pacar, dan selalu merasa tetap peduli dengan kehidupan dia, tapi tanpa maksud mencampuri lebih dalam loh ya. Kenapa? karena dia itu orang yang pernah gue cintai. Terus kita jalan masing-masing, tapi apa cinta itu harus hilang?

Cinta ya cinta, gak akan hilang, mungkin hanya berubah rasa. Seperti coklat yang terkena batu es, rasa manisnya mungkin berkurang, namun itu tetap coklat.

Terkadang orang di sekeliling kita masih suka iseng, emang dia siapa lo? sekarang kan lo bukan siapa-siapa dia?. What should we say?



"Love is love, even it's break, it's never change, it's just has different taste.."






Neti Nurhayati

KEPOP

28 Jul 2013 · 0 Komentar

Hai readers,

Pernah gak kalian merasa hidup kalian di amati, di awasi, seperti ada yang CCTV di sekeliling kalian? itu serem loh. Gue juga pernah ngalamin hal itu. Jadi ada temen sepermainan, sepembelajaran yang sering banget sms in gue. Gue berangkat ke kampus, dia bilang "kamu udah berangkat ya? kamu pakai celana jeans sama kaos putih kan?". Gue naik angkot dia sms "Duduk di depan ya? terus tadi tidur?". Whaaaaat??!, jangan jangan dia tau warna celana dalem yang gue pake. Syndrom macam ini biasa orang lain bilang KEPO, karena bener bener every particular object dia tau. Tapi menurut gue kok ini lebih ke Psyco. Knowing Every Particular Object, atau lebih dikenal dengan KEPO, itu cuma spy di dunia maya. Tapi kalo ini? dunia nyata man!.

Orang yang suka spy, kaya paparazi di luar negeri tapi dia bukan paparazi (alah ngejelimet gini), itu buat gue MENYERAMKAN. Walaupun mungkin tujuannya baik (kalo mau positif thinking sih), yaitu memberi perhatian lebih. Tapi ya gak gitu juga kali. Maka dari itu gue memutuskan untuk menggolongkan orang-orang seperti mereka kedalam KEPOP, Keep Exited Perverting Others Privacy. Gue sih berharap, mereka sadar, kalau apa yang mereka lakukan itu mengganggu rasa aman orang lain. Melanggar hak asasi orang lain juga untuk merdeka. Buat kalian yang pernah merasakan hal seperti ini, biasanya apa yang kalian lakukan?

Semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan dan di beri banyak kesabaran ya (laaah....????!).

Love,


Neti Nurhayati


Yeah I’m still on my way to get to where you are

16 Jul 2013 · 0 Komentar

Listening Forget Jakarta from Adhitia Sofyan, then had immortal mellow..

I’m waiting in line to get to where you are
Hope floats up high along the way
I forget Jakarta
All the friendly faces in disguise
This time, I’m closing down this fairytale
And I put all my heart to get to where you are
Maybe it’s time to move away
I forget Jakarta
And all the empty promises will fall
This time, I’m gone to where this journey ends
But if you stay, I will stay
Even though the town’s not what it used to be
And pieces of your life you try to recognize
All went down
I travel the world to get to where you are
Strangers i met along the way
You forget Jakarta
Leaving all the lunacy behind
This time give me back my sanity
Yeah I’m still on my way to get to where you are
Try to let go the things I knew
We’ll forget Jakarta
Promise that we’ll never look behind
Tonight, we’re gone to where this journey ends
And all the pictures that you try to loose
Will follow you behind like ghosts do
And all the lies you try to keep
Have fall behind to catch you even more


Love,

Neti N.

Pembangunan / Perbaikan / Pemugaran / What the you the up the to.., Trotoar

11 Jul 2013 · 0 Komentar

Aristoteles readers,
(apa artinya coba Neet?)


Sudah seminggu lebih 7 hari ini (woy itu artinya udah tiga minggu), setiap gue naik busway dari Slipi Palmerah ke kantor gue di daerah S. Parman, trotoarnya penuh sama batu-batu planet. Dan baru-baru ini juga gue sadar kalo selama ini gue melewati trotoar, ada trotoar yang miringnya 45 derajat. Biasanya gue mimpi sambil berjalan barangkali. BaHHHkan yang paling mengejutkan (hoek bau net..), ada alat berat di biarin aja di pinggir jalan, nutupin sebidang tanah untuk berjalan.

Kenyataan ini menyadarkan gue, apakah pemerintah cukup perduli dengan pejalan kaki? Halo pak Jokowi Ahok, disini kami bertanya, disini kami bernyanyi, disini kami menari, ondel ondel ondel ondel ondel.

Andaikan saja gue jadi gubernur, pasti gue ga jalan kaki ke kantor ya, eh maksudnya bukan itu, mungkin yang gue dahulukan kenyamanannya adalah untuk pejalan kaki ya. Gue seneng kalo lewat DHL, mereka perduli trotoar pejalan kaki di depan kantornya. Banyak pohon pohon rindang lagi, bikin pengen tiduran, gelar makanan dan minuman, trus piknik deh.

Semoga Jakarta makin baik, ya doain aja, kalo ga mau berdoa aja, ya bikinin trotoar yang bagus dong di Jakarta. Oke? Sip bray.


Regards,

Neti Nurhayati

Heh Mister...

5 Jul 2013 · 0 Komentar

....hey i am watching you,
just watch me back,
i dont wanna look your back,
your face with that weird smile, please....


Regards,


me... :(

One Republic, mari?

22 Jun 2013 · 0 Komentar

Anyeong readers,

Pembahasan postingan kali ini tentang lagu. Gue jarang banget suka lagu yang dinyanyiin artis dalam atau luar negeri se-album. Artinya semua lagu dari album tersebut gue suka semua. Selama ini, kayaknya...., kayaknya ya kalo dari album luar cuma The Script dari The Script, sama We Own The Night dari Lady Antebellum aja yang semua lagunya gue hafal (nada, bukan liriknya). Untuk lokal, Sheila On Seven - Kisah Klasik untuk masa depan, dan Padi - Sesuatu Yang Tertunda.

Tapi...
ternyata album One Republic yang berjudul Native juga enak se-album albumnya. Seru-seru semua lagunya, easy listening walaupun waktu pertama kali denger lagunya, seperti juga Maroon 5, terkadang antara lagu satu dan lainnya terdengar mirip mirip, tapi tetep kok ada bedanya. Ada satu lagu yang bagian depannya juga mirip lagu Princess China-nya Coldplay cuma di pelesetin sedikit. Overall gue suka sih.

Dengerin dong, siapa tau selera kita sama, siapa tau kita berjodoh (Haiiiiish ngawur!). Selamat mendengarkan :)


Burning Bridges

You and I were meant to be 
Aint no doubt about it 
No way to hide that sort of thing 
Not waiting for something better 
Aint nothing better worth imagining
 
I, I keep on running 
I’m building bridges that 
I know you never wanted 
Look for my heart 
You stole it away 
Now on every single road that I could take 

Listen, I want you to burn my bridges down 
I said, I want you to burn my bridges down 
Set me on Fire 
You set me 
Set me on Fire 
You can burn my bridges down 

Send this out to sea 
Send it where you wanted 
You can take it 
No for no or not at all 
There’s no filling up your spaces with fictionary places 
Imaginary faces they don’t work at all

                                                                                                 Love,


Neti Nurhayati

 

Copyright x 2011 Mixx Blogger Template - Blogger Templates by BloggerReflex

Sponsored by: Trucks | SUV | Cheap Concert Tickets